Kamis, 02 Februari 2012

Mencoba untuk Ikhlas

Menjadi ikhlas saat tak mendapatkan apa yang kita inginkan itu sangat susah. Tak semua orang bisa melakukannya. Mungkin memang mengatakan ikhlas, tapi sebenarnya ada perasaan kecewa yang mengusik hatinya.

Seperti keadaanku sekarang, yang benar-benar harus ikhlas saat melepas keinginanku untuk bisa wisuda bulan februari ini dan harus menundanya sampai bulan mei (semoga saja). Perasaan kecewa? Pasti ada. Perasaan iri juga muncul saat melihat teman-teman yang akan diwisuda. Dalam kondisi seperti ini pasti akan menjadi sangat sensitif sekali saat ada pertanyaan yang dilontarkan seperti “kapan wisuda?”, “gimana skripsinya?”, pertanyaan-pertanyan seputar itu hanya akan membuat semakin tekanan batin saja dan membuat nyesek. Tapi di lain sisi aku juga ikut bangga dan senang melihat teman-temanku sudah banyak yang sudah lulus :)

Beginilah memang nasib mahasiswa semester akhir, akan sering merasa galau. Tapi bukan galau masalah cinta seperti kebanyakan, melainkan galau karena TA atau skripsi. Tak sedikit juga yang kemudian stress. Seperti temanku contohnya yang mendadak suka ketawa sendiri di kamar #nahlho. Kalau aku sih stressnya lebih banyak makan mungkin yah, ini stress yang bikin sehat :D, kadang juga kamarku bisa jadi korban saat aku lagi stress. Bisa-bisa kamar ga terawat, banyak buku dan kertas dimana-mana. Tapi itu hanya berlangsung beberapa hari saja. Ga mungkin juga kalau harus stress dan galau berhari-hari.


Untuk bisa keluar dari lingkaran galau dan mendapatkan keikhlasan, memang harus berbesar hati dan menanamkan pikiran yang positif, dan yang paling penting semuanya dikembalikan kepada Allah Yang Maha Kuasa, insya Allah kita benar-benar bisa ikhlas. Mudah kan sebenarnya untuk bisa ikhlas itu?? Ya, aku percaya bahwa memang inilah jalanku dan inilah yang terbaik buatku, karena semua itu sudah diatur olehNya. Allah akan memberikan apa yang dibutuhkan oleh hambaNya bukan apa yang diinginkannya. Sebenarnya jauh di lubuk hatiku yang terdalam (apaan sih), aku belum benar-benar siap untuk lulus bulan ini. Untuk masalah ingin lulus cepat??pastilah ada keinginan, siapa coba yang ga mau lulus cepat alias 3,5 tahun?? Tapi aku hanya belom siap, setelah lulus akan melanjutkan kemana. Nah kan Allah itu memang Maha Tahu dan baik banget sama aku sudah memberikan apa yang aku butuhkan bukan yang aku inginkan. Dengan begitu aku bisa lebih menyiapkan masa depanku dan tidak terlihat ngeblur.

Selain pikiran positif dari diri sendiri, bisa juga dari sekitar. Teman-teman atau keluarga misalnya. Melihat teman-teman yang sudah lulus akan meningkatkan semangat diri sendiri, dan sebaliknya melihat teman yang senasib membuatku tidak merasa down. Begitu juga dengan keluarga, support dan doanya memberikan kekuatan tersendiri dalam memberiku semangat agar tidak mengecewakan mereka. Dan sekarang aku bisa mengembalikan senyum dan sinar di wajahku, tak seperti beberapa hari lalu yang selalu terlihat muram dan kusam. Aku akan selalu menjaga agar senyum ini selalu singgah di wajahku :p :) :) :)




7 komentar:

t h y a mengatakan...

SEMANGAT mba nyaaaaa :)

Anonim mengatakan...

wah sama2 galaunya dengan diriku mbak..
slm kenal... :))

Anonim mengatakan...

Yupss bener bangett tuuu ikhlaaass memang susahhh, tapi kalo kita mencoba pasti bisa dan lama lama akan menjadi terbiasa, semangatttt...!!!

Sinto mengatakan...

Kalau Saya Cara Mengikhlaskan sesuatu itu dengan cara bermain dengan apa yang aku gemari atau aku sukai, pasti nanti Lupa sendiri masalahX jadi kan ikhlasX ikhlas betulan hehehe

Rafiqus Racticulatus mengatakan...

Nice blog...:) mampir balik ya...!!! salam knal...

Astriratma's Blog mengatakan...

tetep berpikir positif ya, Allah itu prasangka hambaNya, ikhtiar, doa, dan tawakal, mudah2an dilancarkan semua urusan kedepan :)

norma mengatakan...

@all: terima kasih tmn2 sudah mau mampir dan baca blogku,,
benar sekali saat kita ikhlas dan mau bersabar sedikit saja,,akan dtg hal yg indah.. semuanya akan indah pd waktunya :)

 

Life's Journey Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea