Jumat, 28 September 2012

Sebuah Kisah Tentang Pantai


Mengagumi ciptaan Allah

23 september 2012, akhirnya aku bisa melihat pesona pantai bajul mati secara langsung. Pantai yang terletak di selatan kota Malang. Selama ini cuma sekedar wacana untuk kesana dan hanya bisa melihatnya di internet, kasiaann. Sebenarnya hari itu  tak ada rencana ataupun niatan buat kesana, karena ajakan seseoranglah akhirnya aku bisa sampai sana :D, meskipun gak dikasih tau juga awalnya mau pergi ke pantai. Alhasil gak ada persiapan apa-apa, cukup bawa diri ajah. But At least, aku suka surprisenya :) Biasa, lama gak main ke pantai, jadinya seneng pake banget pas bisa kesana lagi :D

Perjalanannya lumayan jauh bagiku, sekitar 1,5 jam dengan bawa motor.Tapi tak jadi masalah, karena di tengah jalan disuguhkan pemandangan-pemandangan yang indah. Sampai sana sekitar pukul 13.00 di saat terik-teriknya matahari. Tapi gak berasa capek setelah melihat indahnya pantai. Disana juga ga begitu rame, jadi bisa menikmati segarnya hembusan angin yang menerpa wajah ini dan desiran ombak yang terdengar begitu tenang. Pemandangan semakin terlihat begitu cantik karena pantainya yang bersih dengan airnya yang jernih.


Melihat sejauh mungkin mata bisa memandang, semakin kagum akan kebesaran Tuhan yang menciptakan pantai seindah itu. Seketika itu  terasa bisa menghapus penat selama ini. Awalnya sih niatnya cuma melihat ajah dari jauh, karena gak bawa ganti juga kalau mau basah-basahan. Tapi kok sayang banget udah jauh2 kesana cuma dilihat ajah. Akhirnya mencoba untuk bermain dengan ombak, gak peduli deh meskipun basah. Meskipun yang basah cuma bawahnya doank,,hehe

Di tengah-tengah menikmati indahnya pantai, terjadi sebuah moment yang bikin suasana hati sedikit jadi bimbang dan seketika suasana jadi agak kaku. Dengan sangat hati-hati aku menjawabnya agar dia bisa memahami, sukurlah dia bisa mengerti meskipun sedikit kecewa agaknya. I'm so sorry can't be what you want.

Ga lama setelah itu, suasana mencair kembali. Kamipun kembali bersenang-senang dengan bermain ombak,
dan ga terasa haripun sudah mulai sore yang mengharuskan untuk segera kembali. Padahal masih pengen menghabiskan waktu di pantai :( Aaahh,, tapi kan masih ada banyak waktu buat bersenang-senang kembali :)

Setelah pulang dari bajul mati, gak lupa kuliner dulu. Tempat yang dipilih adalah pasar senggol di daerah Sawojajar. Uniknya pasar ini hanya buka di malam hari, kalau siang malah tutup, dan yang dijual adalah berbagai macam makanan. Jadi banyak warung-warung dengan makanan yang berbeda-beda. Sayangnya waktu kemarin kesana belum semua warung yang buka, hanya beberapa saja, jadi pilihannya ga terlalu banyak.

Sampai rumah sekitar jam 18.30 dan baru kerasa capeknya. Pantat udah terasa panas dan punggung rasanya mau copot x_X But overall, hari itu sangat berkesan sekali di hari-hari terakhirku di Malang. Terima kasih buat someone untuk hari itu. Akan jadi kenangan yang ga terlupakan. I will always remember :)
Oh ya satu lagi. Makasih mawarnya, aku suka :) meskipun aku terima sebagai tanda teman, ku harap kamu ga akan kecewa dan akan tetap mau jadi temanku :)


kutuliskan sebuah nama di pasir putihnya

1 komentar:

_byebey_ mengatakan...

Post nya 28 september..
Tepat hari ulang tahun aku 😉

 

Life's Journey Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea