Sabtu, 19 November 2011

Berawal dari Rumah Hantu

Rencana buat pergi ke rumah hantu akhirnya terealisasi juga. Hantunya pada gaul karena jalan-jalan di mall ,ya rumah hantu ini berada di mall matos dan MOG yang ada di malang. Kemarin malam bersama teman-teman CA UMM kita rame-rame bersembilan pergi ke MOG karena rasa penasaran buat liat hantu-hantunya. Rumah hantu  tersebut berhasil menarik minat pengunjung. Buktinya banyak sekali yang rela mengantri dan mengeluarkan 15 ribu hanya untuk uji nyali . Ketika ada di barisan antrian, aku ragu buat lanjut uji nyali. Dari luar saja sudah terasa suasana mistis yang kental, bau dupa yang begitu menyengat hidung, suara-suara hantu dan lagu-lagu sinden yang bisa membuatku keringat dingin. Sampai tiba giliran kami, ternyata petugas tidak membolehkan kami masuk bersembilan. Terpaksa kami bagi menjadi dua kelompok. Aku ikut kelompok pertama yang berjumlah 5 orang. Sempat terjadi dorong-dorongan ketika akan masuk, kami berebut agar tidak mendahului, akhirnya salah satu teman cewek mengalah untuk berada di depan. Berani bener temanku itu yaah.


Ternyata hantunya bukan dari boneka. Manusialah yang berperan dan berpenampilan layaknya hantu. Itu yang buat sport jantung, karena kalau manusia pasti lebih iseng dan bisa ngejar . Ketika melangkah masuk kedalam, ruangan sangatlah gelap. Suasana mistis semakin terasa ketika terdengar suara teriakan-teriakan melengking oleh para hantu. Semakin ke dalam kami sempat dikagetkan oleh suara benda berat yang jatuh dan benda yang pecah. Kontan saja kami teriak dan jantung ini semakin berdegup kencang. Tak hanya itu, kami pun diikuti oleh beberapa hantu seperti suster ngesot, pocong dan hantu perempuan yang berlumuran darah, semakin kencang teriakan kami. Aku merasa sudah gak sanggup lagi, jantung sudah terasa meloncat, dan tak lama kemudian kami sudah berhasil keluar dari rumah yang menyeramkan itu. Cukup sekali sudah menghilangkan rasa penasaranku untuk masuk rumah hantu disitu.
Kalau diingat-ingat lagi, lucu juga ya. Padahal udah tahu itu bohongan tapi tetap ajah takut. Apalagi melihat ekspresi salah satu teman setelah keluar dari rumah hantu, speechless, diam tanpa kata.

Setelah dari rumah hantu, kita lanjut untuk pergi ke ngopinet buat ngobrol tentang acara iresolusi 2012 nantinya. Untuk iresolusi 2012 kami ingin pergi ke luar negeri. Semoga saja mimpi kami bisa terwujud . Terlalu asiknya membincangkan mimpi-mimpi kita di tahun 2012, sampai tak terasa udah malam banget yang artinya sudah melewati batas jam malamku. Ya, benar sekali sesampai di kost, gerbang sudah terkunci rapat. Untung saja ada mbak kost yang berbaik hati untuk mebukakan gerbang , gak jadi terlantar deh dan aku bisa tidur nyenyak di kost.

Exactly, malam itu benar-benar menyenangkan, dan lumayan menghilangkan penat setelah teriak-teriak di rumah hantu. Anggap saja mengeluarkan beban-beban yang ada.





Tidak ada komentar:

 

Life's Journey Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea